You are here: Home »

Setiap 2 Oktober, Pegawai Wajib Memakai Baju Batik

Unknown Senin, 07 April 2014 , , 0

RohulNews-(Pasirpengaraian), Ada yang unik pada Rabu (2/10/2013). Pasalnya, para pegawai Pemkab Rokan Hulu (Rohul) memakai segaram batik. Ternyata, bertepatan hari ini merupakan Hari Batik Nasional.

Sesuai surat edaran yang diterima dari pusat, menggenakan pakain batik dinstruksikan juga Sekdakab Rohul, Ir Damri, seluruh pegawai memakai seragam batik. Dalam hal ini, Sekdakab mengatakan sesuai dengan surat yang diterimanya, batik merupakan pakaian nasional dan sudah selayaknya diperingati setiap 2 Oktober.


"Dengan adanya intruksi tersebut, akan diikuti seluruh pegawai di jajaran Pemkab Rohul yang merupakan pamong dalam masyarakat. Dimana pegawai juga harus ikut kampanyekan batik secara langsung ke masyarakat luas," ajak Sekdakab Damri di Pasirpengaraian, Rabu.

Menurutnya, Batik berasal dari bahasa Jawa "amba" atau yang berarti menulis dan "nitik". Batik erat kaitannya dengan kebudayaan etnis Jawa, bahkan sudah dikenal semenjak jaman Raden Wijaya (1294-1309) pada masa kerajaan Majapahit. Dan setelah akhir abad XVIII, batik mulai meluas menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa.

"Batik secara historis ditulis dan dilukis pada daun lontar. Pada awalnya kesenian batik ini hanya khusus untuk pakaian raja dan keluarga, serta para pengikutnya. Dikerjakannya pun hanya terbatas di lingkungan keraton saja," jelasnya.

"Dan akhirnya kesenian ini dibawa ke luar keraton oleh pra pengikut raja yang tinggal di luar keraton, sehingga akhirnya menjadi pakaian rakyat," tambah Sekdakab Rohul.

Hingga awal abad XX, batik dibuat menggunakan kain mori. Kini batik dibuat dari bahan-bahan lainnya, misalnya sutera, rayon ataupun poliester.

Motif batik dibentuk serta ditulis dengan cairan lilin dengan menggunakan alat yang dinamakan canting untuk motif halus, atau kuas untuk motif berukuran besar. Kain yang telah selesai dilukis dengan lilin kemudian dicelup dengan warna yang diinginkan. Panjangnya sendiri pada umumnya sekitar 2 seperempat meter.

Agar batik tak lekang dimakan waktu, dia menghimbau seluruh pegawai dan masyarakat umum di Kabupaten Rohul ikut mencintai budaya yang telah mendunia dan sempat diklaim oleh Malaysia bahwa batik sebagai salah satu budayanya.**(pis*)

About The Author

Adds a short author bio after every single post on your blog. Also, It's mainly a matter of keeping lists of possible information, and then figuring out what is relevant to a particular editor's needs.

Share This Article


Related Post

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Popular Posts

Entri Populer